Air ini deras mengalir
Begitu keluar dari sumber air mata
Air mata melambangkan
paru-paru anak kecil yang sedang sedih
Mata itu melambangkan
Harapan lukisan di masa depan yang cerah
Semuanya hancur
ketika air mata itu keluar
Setetes demi setetes selalu bermakna
Satu per satu hanyut
dalam gelas kecil sang Pendayung
dialah aku...
Merana kesedihan dalam lelap waktu
Baginya mata adalah segalanya
Baginya curahannya adalah anugerah
Tapi bumi berputar mendadak
Hembusan angin
mengeringkan setiap sedih
yang keluar tanpa matahari
Kini ia semerah bidadari
dan secantik peri
Karena semua telah berlalu
dan mungkin akan terulang kembali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar